Selasa, 04 Desember 2012

MAKNA SEBUAH PEKERJAAN

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.
“ om beli bunga Om.”
“ tidak dik, saya tidak butuh. “ ujar eksekutif muda tersebut yang tetap skibuk mengetik.
“ satu saja om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri om” . rayu si gadis kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu, pemuda itu berkata, “ Adik kecil, tidak melihat om sedang sibuk ? kapan – kapan ya dik kalo om butuh, om akan beli bunga dari kamu. “

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itupun bealih ke orang – orang yang berlalu – lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan makan siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu.saat berjalan keluar kafe itu, ia berjumpa lagi dengan gadis kecil itu dan kembali mendekatinya dan gadis kecil itu pun berkata , “ om, sudah seleasai kerka kan ? sekarang beli bunganya dong om ? pinta gadis kecil itu. “ murah kok om. Satu tangaki saja” tambah gadis kecil itu.

Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda itupun mengambil uang dari sakunya dan memberiakn uang 2000-an kepada gadis kecil itu. Si gadis kecil itu pun mengambil uang tersebut dan memberikan uang tersebut kepada pengemis yang ada di tepi jalan. Si pemuda itupun mersa heran dan sedikit tersinggung.

“ kenapa kamu tidak mengambil uang tersebut, malah kamu berikan kepada pengemis itu ? “ tanya si pemuda itu. Gadis kecil menjawab “ maaf om, saya sudah berjanji pada ibu saya bahwa saya harus menjual bunga- bunga ini dan bukan mendapat uang dari meminta – minta. Ibu say selalu berpesan walaupun tidak punya uangkita tidak boleh menjadi pengemis.”

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahawa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tadak seberapa tetapi keringat yang menetesdari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itupun akhirnya mengambil dompetnya dan membeli semua bunga- bunga itu. Bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.
 
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang kita terima . kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan denagn sungguh – sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Denagn begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangkan


Salam SmartLife
Aliyah Almas Sa'adah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 04 Desember 2012

MAKNA SEBUAH PEKERJAAN

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.
“ om beli bunga Om.”
“ tidak dik, saya tidak butuh. “ ujar eksekutif muda tersebut yang tetap skibuk mengetik.
“ satu saja om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri om” . rayu si gadis kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu, pemuda itu berkata, “ Adik kecil, tidak melihat om sedang sibuk ? kapan – kapan ya dik kalo om butuh, om akan beli bunga dari kamu. “

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itupun bealih ke orang – orang yang berlalu – lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan makan siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu.saat berjalan keluar kafe itu, ia berjumpa lagi dengan gadis kecil itu dan kembali mendekatinya dan gadis kecil itu pun berkata , “ om, sudah seleasai kerka kan ? sekarang beli bunganya dong om ? pinta gadis kecil itu. “ murah kok om. Satu tangaki saja” tambah gadis kecil itu.

Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda itupun mengambil uang dari sakunya dan memberiakn uang 2000-an kepada gadis kecil itu. Si gadis kecil itu pun mengambil uang tersebut dan memberikan uang tersebut kepada pengemis yang ada di tepi jalan. Si pemuda itupun mersa heran dan sedikit tersinggung.

“ kenapa kamu tidak mengambil uang tersebut, malah kamu berikan kepada pengemis itu ? “ tanya si pemuda itu. Gadis kecil menjawab “ maaf om, saya sudah berjanji pada ibu saya bahwa saya harus menjual bunga- bunga ini dan bukan mendapat uang dari meminta – minta. Ibu say selalu berpesan walaupun tidak punya uangkita tidak boleh menjadi pengemis.”

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahawa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tadak seberapa tetapi keringat yang menetesdari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itupun akhirnya mengambil dompetnya dan membeli semua bunga- bunga itu. Bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.
 
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang kita terima . kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan denagn sungguh – sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Denagn begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangkan


Salam SmartLife
Aliyah Almas Sa'adah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar