Jumat, 22 Juni 2012

Tanya Jawab soal seks dan reproduksi

Tanya Jawab soal seks dan reproduksi

dwiratnawulandari
Sebagai konsultan seks yang masih dalam taraf belajar, berikut beberapa pertanyaan seputar seks dan reproduksi yang saya dapat dari blog tetangga, semoga bermanfaat buat rekan-rekan praktisi seks... hehehehe selamat mencoba dan mempraktekkan

Dan jangan lupa untuk menyampaikan testimoni melalui blog ini yaa!!!
Salam semangat......


1. Benarkah posisi woman on top tidak akan membuat hamil karena sperma “tumpah” lagi?

Jawabannya adalah : SALAH BESAR
Posisi ini justru akan membuat mulut rahim terendam oleh sperma, sehingga memudahkan terjadinya kehamilan.



2. Benarkah bila ingin hamil, wanita jangan sampai orgasme?

ADA PENDAPAT yang mengatakan bahwa tidak perlu orgasme, perempuan bisa hamil. Tapi, beberapa penelitian menunjukan, orgasme mempercepat terjadinya kematangan telur dan ovulasi sehingga memudahkan kehamilan.


3. Mengangkat kedua kaki setelah berhubungan bisa memperbesar kemungkinan hamil, ya?

Jawabannya : BENAR
Mengangkat kedua kaki membuat rahim bisa menampung sperma. Namun tidak perlu mengangkatnya tinggi-tinggi. Mengganjal bokong dengan bantal sudah dapat membantu posisi rahim jadi tempat penampungan sperma.


4. Bener gak sih makan makanan afrodisiak, seperti Bawang putih, cokelat, stroberi, daging kambing, kerang, dan ikan kerapu, sebelum melakukan hubungan seks akan memengaruhi kesuburan?

Jawabannya : BENAR
Afrodisiak yang sudah terbukti berkhasiat adalah cokelat dan daging kambing. Cokelat mengandung zat fenilalanin, daging kambing mengandung zat fenilanin. Fenilalanin memengaruhi fungsi otak sehingga lebih mood untuk melakukan hubungan intim. Sedangkan fenilanin membantu menimbulkan gairah seksual pada laki-laki dan perempuan. Sedangkan zinc, dapat meningkatkan kesuburan.


5. Dulu suami saya sering melakukan masturbasi. Benarkah dia jadi tidak
bisa menghamili saya?


Jawabannya : Hohoho jangan takut non
Sampal saat ini tidak ada bukti bahwa masturbasi akan mernengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Anda tetap bisa hamil meski suami suka masturbasi.


6. Jadwal haid tidak terlambat, tapi saya merasa hamil. Apakah saya sakit jiwa?

Jawabannya : Ahh nggak juga!
Perasaan Anda ini mungkin karena didorong oleh keinginan kuat untuk hamil. Obsesi Anda memengaruhi pikiran, sehingga jadwal haid tidak terlambat pun, Anda merasa hamil. Memang, salah satu ciri orang hamil adalah terlambat haid, meskipun itu juga tidak menentukan. Kalau Anda merasa terlambat haid, lakukan tes urin sendiri di rumah. Lalu jika perlu dilanjutkan dengan tes darah di laboratorium.


7. Jeng, bener gak sih kalok, pikiran kita dapat memengaruhi kesuburan?

Jawabannya : bener banget
Contohnya, ada kasus perempuan yang akhirnya bisa hamil setelah pindah rumah dan bebas dari “teror” mertua yang ingin segera menimang cucu. Stres bisa memengaruhi kesuburan, karena stres berkepanjangan dapat menimbulkan gangguan pada hormon FSH atau follicle-stimulating hormone, yakni hormon yang membuat sel telur berovulasi.


8. Saya suka memakai lubrikan saat berhubungan seks. Apakah zat dalam lubrikan membuat saya tidak subur?

Kalau lubrikan itu dibuat dan air, maka kemungkinan Anda untuk hamil besar, karena kandungan air pada lubrikan tidak memengaruhi kualitas sperma maupun sel telur. Namun, kalau lubnikan tersebut dibuat dari minyak atau baby oil, memang dapat mengganggu kualitas sperma. Lubrikan yang dijual di pasaran, aman digunakan karena dibuat dari air. Kalau ingin lebih memastikan, lihat kandungan lubrikan tersebut apakah dibuat dari air atau ada kandungan lainnya.


9. Benar tidak, berhubungan seks saat bulan purnama bisa menyebabkan hamil?

Jawabannya : Gak ada hubungannya!
sama sekali! Bulan purnama belum tentu masa subur Anda. Kecuali, hari subur Anda itu memang bertepatan pada bulan purnama. Tidak ada gaya tarik bulan terhadap bumi yang akan membuat Anda subur! Yang benar adalah Anda melakukan hubungan intim pada siklus 28 hari, yakni pada hari ke-11 sampai hari ke- 17 dihitung dari hari pertama hingga haid terakhir.


10. Haruskah berhubungan seks setiap hari agar hamil?

Jawabannya : TIDAK PERLU
Sebaiknya hubungan seks dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Sperma diproduksi dalam satu hari sebanyak 60-75 juta dan dalam 3 hari sperma tersebut baru matang. Jeda waktu 2-3 hari akan membuat kualitas sperma menjadi optimal sehingga memperbesar kemungidnan Anda untuk hamil. Jika setiap hari berhub├╝ngan seks, maka yang terjadi adalah sperma-sperma muda atau belum cukup matang yang menembus sel telur, sehingga kecil kemungkinan Anda hamil. Tapi kalo anda dan pasangan ternyata emang lagi "rajin" ya silahkan aja.


11. Saya dan suami gemar memakai sex toys sebelum berhubungan seks. Apakah kebiasaan ini yang membuat saya tidak kunjung hamil?

Jawabannya : YA TENTU SAJA BUKAN
Penggunaan sex toys tidak berpengaruh pada kesuburan Anda dan suami. Yang penting, setelah menggunakan sex toys, ada penetrasi sesungguhnya dari suami dan sperma tetap masuk ke dalam rahim. Dengan lain kata, tetaplah berhubungan seks secara normal meskipun sebelumnya Anda dan suami menggunakan sex toys.



12. Bagaimana dengan saran teman kami untuk honeymoon
kedua, yang katanya akan membuat saya hamil. Benarkah?


Jawabannya : GAK BENER
Pergi keluar dad rutinitas memang perlu. Tapi bila tujuan bepergian hanya untuk menyembunyikan rasa gugup atas ketidakhamilan Anda, maka honeymoon kedua ini tidak akan menyembuhkan gangguan kesuburan Anda.


13. Bagaimana kalau ganti dokter kandungan?

JALANI TUNTAS
setiap pemeriksaan diri ke dokter. Bila kurang puas, Anda boleh melakukan second opinion, asalkan dilakukan dengan benar. Misalnya, membawa hasil diagnosa dokter pertama yang mengetahui riwayat ketidaksuburan Anda. Jika tidak, berganti-ganti dokter hanya akan menyulitkan dokter untuk menemukan apa penyebab sebenarnya dan ketidakhamilan atau ketidaksuburan tersebut. Pindah dokter boleh, kalau pemeriksaan dengan dokter pertama sudah selesal tapi Ia belum menemukan apa penyebab ketidaksuburan Anda. Namun ingat, tindakan mengganti dokter ini bukan jaminan bahwa Anda pasti hamil.



14. Saran orang tua untuk “memancing anak” agar bisa hamil, benarkah?

Secara psikologis dengan memancing atau mengadopsi anak, naluri keibuan dari seorang perempuan akan muncul. Ia pun akan bersikap pasrah dan santai sehingga membuatnya berpikir untuk tidak ngoyo punya anak. Dikaruniai anak, puji syukur, tidak juga tidak apa-apa, toh sudah punya anak adopsi. Perasaan santai dan tenang ini yang akhirnya memancing sel telur berovulasi dan harmon endorfin bekerja dengan baik, sampal akhirnya hamil!

Meskipun begitu, seharusnya mengangkat anak bukan semata-mata sebagai pancingan agar hamil, namun lebih untuk menyayangi anak tersebut. “Memancing anak” artinya lebih untuk menimbulkan rasa tenang dan menyalurkan naluri keibuan Anda, bukan semata-mata untuk hamil. Jika memang Anda hamil, itu bukan karena si anak adopsi, namun karena usaha Anda. Kasih sayang yang Anda berikan pada anak kandung Anda kelak sebaiknya sama dengan si anak adopsi. Sebaliknya, jika Anda tidak hamil, hindari menganggap si anak adopsi sebagai biang kegagalan.


15. Kalau begitu, saya ikuti saran teman untuk terus berdoa, niscaya hamil.

Doa sudah pasti memiliki kekuatan khusus, namun Tuhan Yang Maha Kuasa juga menginginkan kita untuk berusaha. Bila hanya berdoa saja tanpa usaha memeriksakan diri ke dokter, maka kecil kemungkinan

Anda akan hamil. Sebanyak 15% pasangan menikah, baik di Indoneisa maupun dunia, yang tidak subur, separuhnya bisa terbantu hamil dengan bersikap berikhtiar dan bersungguh-sungguh. Yaitu, mau dan tidak patah semangat melakukan pemeriksaan ke dokter. Sebaliknya, usaha saja tanpa berdoa juga tidak benar karena pertemuan sel telur dan sperma itu terjadi atas kehendak-Nya, bukan kemampuan dokter. Proses bayi tabung yang sukses pun terjadi atas ketentuan Tuhan. Jadi, dua-duanya sebaiknya dilakukan.

Sumber : http://indonesiaindonesia.com/f/82046-tanya-jawab-soal-seks-reproduksi-rangkuman/


1 komentar:

  1. Dok , saya sering berhubungan sex sampai 5 atau 6 kali organisme pada istri saya
    Benar kah sperma yg ke dua dan selanjut nya itu bisa menyebapkan kehamilan dok ?

    BalasHapus

Jumat, 22 Juni 2012

Tanya Jawab soal seks dan reproduksi

Tanya Jawab soal seks dan reproduksi

dwiratnawulandari
Sebagai konsultan seks yang masih dalam taraf belajar, berikut beberapa pertanyaan seputar seks dan reproduksi yang saya dapat dari blog tetangga, semoga bermanfaat buat rekan-rekan praktisi seks... hehehehe selamat mencoba dan mempraktekkan

Dan jangan lupa untuk menyampaikan testimoni melalui blog ini yaa!!!
Salam semangat......


1. Benarkah posisi woman on top tidak akan membuat hamil karena sperma “tumpah” lagi?

Jawabannya adalah : SALAH BESAR
Posisi ini justru akan membuat mulut rahim terendam oleh sperma, sehingga memudahkan terjadinya kehamilan.



2. Benarkah bila ingin hamil, wanita jangan sampai orgasme?

ADA PENDAPAT yang mengatakan bahwa tidak perlu orgasme, perempuan bisa hamil. Tapi, beberapa penelitian menunjukan, orgasme mempercepat terjadinya kematangan telur dan ovulasi sehingga memudahkan kehamilan.


3. Mengangkat kedua kaki setelah berhubungan bisa memperbesar kemungkinan hamil, ya?

Jawabannya : BENAR
Mengangkat kedua kaki membuat rahim bisa menampung sperma. Namun tidak perlu mengangkatnya tinggi-tinggi. Mengganjal bokong dengan bantal sudah dapat membantu posisi rahim jadi tempat penampungan sperma.


4. Bener gak sih makan makanan afrodisiak, seperti Bawang putih, cokelat, stroberi, daging kambing, kerang, dan ikan kerapu, sebelum melakukan hubungan seks akan memengaruhi kesuburan?

Jawabannya : BENAR
Afrodisiak yang sudah terbukti berkhasiat adalah cokelat dan daging kambing. Cokelat mengandung zat fenilalanin, daging kambing mengandung zat fenilanin. Fenilalanin memengaruhi fungsi otak sehingga lebih mood untuk melakukan hubungan intim. Sedangkan fenilanin membantu menimbulkan gairah seksual pada laki-laki dan perempuan. Sedangkan zinc, dapat meningkatkan kesuburan.


5. Dulu suami saya sering melakukan masturbasi. Benarkah dia jadi tidak
bisa menghamili saya?


Jawabannya : Hohoho jangan takut non
Sampal saat ini tidak ada bukti bahwa masturbasi akan mernengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Anda tetap bisa hamil meski suami suka masturbasi.


6. Jadwal haid tidak terlambat, tapi saya merasa hamil. Apakah saya sakit jiwa?

Jawabannya : Ahh nggak juga!
Perasaan Anda ini mungkin karena didorong oleh keinginan kuat untuk hamil. Obsesi Anda memengaruhi pikiran, sehingga jadwal haid tidak terlambat pun, Anda merasa hamil. Memang, salah satu ciri orang hamil adalah terlambat haid, meskipun itu juga tidak menentukan. Kalau Anda merasa terlambat haid, lakukan tes urin sendiri di rumah. Lalu jika perlu dilanjutkan dengan tes darah di laboratorium.


7. Jeng, bener gak sih kalok, pikiran kita dapat memengaruhi kesuburan?

Jawabannya : bener banget
Contohnya, ada kasus perempuan yang akhirnya bisa hamil setelah pindah rumah dan bebas dari “teror” mertua yang ingin segera menimang cucu. Stres bisa memengaruhi kesuburan, karena stres berkepanjangan dapat menimbulkan gangguan pada hormon FSH atau follicle-stimulating hormone, yakni hormon yang membuat sel telur berovulasi.


8. Saya suka memakai lubrikan saat berhubungan seks. Apakah zat dalam lubrikan membuat saya tidak subur?

Kalau lubrikan itu dibuat dan air, maka kemungkinan Anda untuk hamil besar, karena kandungan air pada lubrikan tidak memengaruhi kualitas sperma maupun sel telur. Namun, kalau lubnikan tersebut dibuat dari minyak atau baby oil, memang dapat mengganggu kualitas sperma. Lubrikan yang dijual di pasaran, aman digunakan karena dibuat dari air. Kalau ingin lebih memastikan, lihat kandungan lubrikan tersebut apakah dibuat dari air atau ada kandungan lainnya.


9. Benar tidak, berhubungan seks saat bulan purnama bisa menyebabkan hamil?

Jawabannya : Gak ada hubungannya!
sama sekali! Bulan purnama belum tentu masa subur Anda. Kecuali, hari subur Anda itu memang bertepatan pada bulan purnama. Tidak ada gaya tarik bulan terhadap bumi yang akan membuat Anda subur! Yang benar adalah Anda melakukan hubungan intim pada siklus 28 hari, yakni pada hari ke-11 sampai hari ke- 17 dihitung dari hari pertama hingga haid terakhir.


10. Haruskah berhubungan seks setiap hari agar hamil?

Jawabannya : TIDAK PERLU
Sebaiknya hubungan seks dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Sperma diproduksi dalam satu hari sebanyak 60-75 juta dan dalam 3 hari sperma tersebut baru matang. Jeda waktu 2-3 hari akan membuat kualitas sperma menjadi optimal sehingga memperbesar kemungidnan Anda untuk hamil. Jika setiap hari berhub├╝ngan seks, maka yang terjadi adalah sperma-sperma muda atau belum cukup matang yang menembus sel telur, sehingga kecil kemungkinan Anda hamil. Tapi kalo anda dan pasangan ternyata emang lagi "rajin" ya silahkan aja.


11. Saya dan suami gemar memakai sex toys sebelum berhubungan seks. Apakah kebiasaan ini yang membuat saya tidak kunjung hamil?

Jawabannya : YA TENTU SAJA BUKAN
Penggunaan sex toys tidak berpengaruh pada kesuburan Anda dan suami. Yang penting, setelah menggunakan sex toys, ada penetrasi sesungguhnya dari suami dan sperma tetap masuk ke dalam rahim. Dengan lain kata, tetaplah berhubungan seks secara normal meskipun sebelumnya Anda dan suami menggunakan sex toys.



12. Bagaimana dengan saran teman kami untuk honeymoon
kedua, yang katanya akan membuat saya hamil. Benarkah?


Jawabannya : GAK BENER
Pergi keluar dad rutinitas memang perlu. Tapi bila tujuan bepergian hanya untuk menyembunyikan rasa gugup atas ketidakhamilan Anda, maka honeymoon kedua ini tidak akan menyembuhkan gangguan kesuburan Anda.


13. Bagaimana kalau ganti dokter kandungan?

JALANI TUNTAS
setiap pemeriksaan diri ke dokter. Bila kurang puas, Anda boleh melakukan second opinion, asalkan dilakukan dengan benar. Misalnya, membawa hasil diagnosa dokter pertama yang mengetahui riwayat ketidaksuburan Anda. Jika tidak, berganti-ganti dokter hanya akan menyulitkan dokter untuk menemukan apa penyebab sebenarnya dan ketidakhamilan atau ketidaksuburan tersebut. Pindah dokter boleh, kalau pemeriksaan dengan dokter pertama sudah selesal tapi Ia belum menemukan apa penyebab ketidaksuburan Anda. Namun ingat, tindakan mengganti dokter ini bukan jaminan bahwa Anda pasti hamil.



14. Saran orang tua untuk “memancing anak” agar bisa hamil, benarkah?

Secara psikologis dengan memancing atau mengadopsi anak, naluri keibuan dari seorang perempuan akan muncul. Ia pun akan bersikap pasrah dan santai sehingga membuatnya berpikir untuk tidak ngoyo punya anak. Dikaruniai anak, puji syukur, tidak juga tidak apa-apa, toh sudah punya anak adopsi. Perasaan santai dan tenang ini yang akhirnya memancing sel telur berovulasi dan harmon endorfin bekerja dengan baik, sampal akhirnya hamil!

Meskipun begitu, seharusnya mengangkat anak bukan semata-mata sebagai pancingan agar hamil, namun lebih untuk menyayangi anak tersebut. “Memancing anak” artinya lebih untuk menimbulkan rasa tenang dan menyalurkan naluri keibuan Anda, bukan semata-mata untuk hamil. Jika memang Anda hamil, itu bukan karena si anak adopsi, namun karena usaha Anda. Kasih sayang yang Anda berikan pada anak kandung Anda kelak sebaiknya sama dengan si anak adopsi. Sebaliknya, jika Anda tidak hamil, hindari menganggap si anak adopsi sebagai biang kegagalan.


15. Kalau begitu, saya ikuti saran teman untuk terus berdoa, niscaya hamil.

Doa sudah pasti memiliki kekuatan khusus, namun Tuhan Yang Maha Kuasa juga menginginkan kita untuk berusaha. Bila hanya berdoa saja tanpa usaha memeriksakan diri ke dokter, maka kecil kemungkinan

Anda akan hamil. Sebanyak 15% pasangan menikah, baik di Indoneisa maupun dunia, yang tidak subur, separuhnya bisa terbantu hamil dengan bersikap berikhtiar dan bersungguh-sungguh. Yaitu, mau dan tidak patah semangat melakukan pemeriksaan ke dokter. Sebaliknya, usaha saja tanpa berdoa juga tidak benar karena pertemuan sel telur dan sperma itu terjadi atas kehendak-Nya, bukan kemampuan dokter. Proses bayi tabung yang sukses pun terjadi atas ketentuan Tuhan. Jadi, dua-duanya sebaiknya dilakukan.

Sumber : http://indonesiaindonesia.com/f/82046-tanya-jawab-soal-seks-reproduksi-rangkuman/


1 komentar:

  1. Dok , saya sering berhubungan sex sampai 5 atau 6 kali organisme pada istri saya
    Benar kah sperma yg ke dua dan selanjut nya itu bisa menyebapkan kehamilan dok ?

    BalasHapus